Emel Prahana
Orkestra Kapal Kayu

Angin meniup menggulung ombak jadi gelombang
mengantarkan kapal kayu menuju tengah lautan
banyak harapan di pundah para nelayan
yang sering dilupakan
tarian laut menautkan waktu kapal kayu dan nelayan
tali ikatan dilepas di dermaga mesin terdengar akur
jaring ikan ditata rapih di dalam kapal
menunggu tempat tujuan dilepas
para nelayan menghela nafas
dalam doa terbatas
penuhi langit malam
para nelayan membanting tulang sepanjang malam
keringat tumpah di cahaya lampu temaram
membentangkan keseimbangan kapal
wajah anak dan isteri terus menyapa
bergulat di tengah laut lepas
nasib harus bebas
batas-batas
dari dermaga pelabuhan kecil di muara sungai
berangkatlah jiwa-jiwa kesatria tak lelah
tak pernah menyerah takkan pasrah
bergolak tanpa desah keluh
kesaksian sepanjang pantai utara
tidak membisu tidak ambigu
menyala sepanjang masa
kapal kayu penantian kerinduan
dari tradisi generasi sampai matahari
kembali bersinar setiap pagi.

Juli 2025
518092219_23995384286778010_7810329088098631877_n