Perahu dan Jala
Puisi-Wawan-HA
debur ombak dan desir angin
kadang badai dan gelombang tinggi
mengguncang debarku
itulah irama nafas hidupku
sehari-hari
aku seorang nelayan
yang tak punya ijazah tinggi
namun semangat dan harapan
seluas lautan

ketika orang-orang masih terlelap
aku sudah berlayar
mengarungi hidup dengan perahu
dan jala
mendayung rezeki

saat senja tiba
aku kembali ke pantai
membawa beragam ikan
kadang banyak
kadang sedikit
walau yang kudapat tak pasti
hatiku tetap punya kepastian
semangat hidup
tanpa ada keluh

aku seorang nelayan
bekerja di tempat basah
demi mencukupi keluarga
hidup apa adanya
jauh dari rekayasa
apalagi korupsi
2025