Bambang Widiatmoko
SEJAK BERSAJAK

Demikianlah waktu terus saja berjalan
Meninggalkan kenangan dalam jejak dan kata
Kita selalu memiliki harapan untuk mengingat
Sebab sejatinya yang kita punya adalah ingatan
Meski rasanya begitu singkat untuk dituliskan.

Lalu apa artinya sajak-sajak yang kita tulis
Sejak setengah abad yang lalu tanpa merasa jemu
Sebagai catatan atas kegelisahan dalam kehidupan
Atau menjadi silsilah, risalah, dan juga masalah
Entahlah, selalu tak mampu kujawab ada apa dengan sajak?

2025

*Bambang Widiatmoko, penyair berasal dari Yogyakarta. Kumpulan puisinya al. Liat Pulaggajat (2022), Tetaplah Tidur Mendengkur (2024). Puisinya terhimpun dalam antologi puisi bersama al. Republik Puitik (2025), Kariyau Hutan (2025), Share (2025), Kitab Omon Omon (2025).