Sunawi
TERANG BULAN MASALALU
Sore menjelang ketepian malam datang
rembulan muncul dari ufuk peraduan
anak anak berdendang riang ketanah lapang
menyambut datangnya rembulan
cahaya meluap yang tanpa halangan
Rembulan indah dipandang menyisihkan pesona
cahaya meliputi jiwa menorehkan bersemayam dalam jiwa
bergembira ria menyibak suasana
rembulan pesonamu menggugah kalbu
cahayamu turun luas mempesona
mendorong hasrat semat mengisi cahayamu
Ada yang membaca puisi disebelah pojok sana
peniup seruling disampingnya
penabuh kendang syahdu tak jauh ditempatnya
ada yang menari didekat kebun bunga dan buah
ada yang menabuh siter dan gender
Sorotan sinarmu mendorong melakukan perlunya
lagu anak anak menyemarakan bulan purnama
terdengar cerita wayang diradio
rembulan datang terangnya seperti rina
anak anak, remaja, dewasa sampai senja tak ketinggalan jua
menyemarakan terang bulan purnama
lebih lebih malam minggu menjelang
Puisi dalam kenangan masalalu