Giyanto Subagio

Sastra Dalam Secangkir Kopi

puisi, dan cerpen, serta esai menyerbu' koran dan majalah seperti cendawan di musim hujan

membaca koran harian Sabtu, atau Minggu, dan majalah sastra, sambil menikmati secangkir kopi dan sepiring pisang goreng menjadi kenangan yang terindah dan abadi dalam ingatan memori

sastra koran dan sastra majalah serupa ideologi baru dalam peta politik sastra Indonesia
tahun 1980, aku menemukan nama-nama:
WS. Rendra
Sutardji Calzoem Bachri
Taufiq Ismail
Rahmad Djoko Pradopo
Goenawan Mohamad
Korrie Lanyun Rampan
Toeti Heraty
Danarto
Arifin C. Noer
HB. Jassin
Ajib Rosidi
Mukhtar Lubis
Ramadhan KH
dan lain-lain

tahun 1983, aku menemukan nama-nama:
WS. Rendra
Taufiq Ismail
Sutardji Calzoem Bachri
Sapardi Djoko Damono
Umar Kayam
Goenawan Mohamad
Yudhistira ANM Marsadi
Linus Suryadi AG
Budi Darma
Saini KM
dan lain-lain

tahun 1987, aku menemukan nama-nama:
WS. Rendra
Sapardi Djoko Damono
Sutardji Calzoem Bachri
Budi Darma
Ajib Rosidi
Abdul Hadi WM
Kuntowijoyo
Hamsad Rangkuti
Putu Wijaya
Taufiq Ismail
Subagio Sastrowardoyo
dan lain-lain

Jakarta, Oktober 2025

***Giyanto Subagio **(Edo) lahir di Jakarta pada 7 Desember 1970.
Puisinya berjudul "Ode Perkampungan Nelayan" mendapat Juara II Lomba Cipta Puisi Hari Nusantara, 2000.
*