Gunadi Yusuf Soenhadji
RUMAH KITA ABADI DALAM KENANG

Terpetik diksi pilu di hampir setiap sudut rumahku
Meski masa lampau telah lama berlalu
Tereja nyata cerita silih berganti
Dalam titian langkah yang acapkali menggontai
Fragmen perjuangan ibu dengan 13 bocah-bocah yang lugu, adalah skesta yang tak terhapus dari dinding waktu
Sementara sang bapak pergi menghadap sang kholiq terlebih dahulu
Malam ini kembali hadir kisah itu
Ada tangis tergugu semakin sendu
Ada rindu bergejolak menderu
Tentang bapak, ibu, adik dan kakak yang harus berlalu
Pergi menjauh mengayuh sampan
atau pergi ke alam keabadian
Demikianlah semua menggenang dalam kenang
Ruang kesendirian selalu menuntunku untuk berhening cipta
Sementara pengembaraan tersunyi untuk kembali ingin bertemu membuku dalam waktu
Saudaraku, kusapa kalian hari ini, saat ini
Karena kita adalah paduan segala rasa yang tak akan pernah bisa padam
Dari cerita bersambung nan cukup panjang
Menjadi bagian dari skenario indah-Nya
Saudaraku,
Hingga saat ini
Aku tetap ingin menjadi cinta
Cinta panjang yang tak berkesudahan
Kudus, 17 Oktober 2025

*Gunadi Yusuf Soenhadjie domisili di Kabupaten Kudus Jateng
Kegiatan sehari-hari mengelola galeri karya seni Kayu dan barang-barang antik, Instruktur Achievement Motivation Training di lingkungan Pemda Kab Kudus
Aktivitas kepenulisan dilakukan karena hobi tentang sastra, dan aktif di kajian tasawuf
Menulis secara otodidak Puisi, sajaknya ada di beberapa Antologi bersama, akun Facebook dan di beberapa grup komunitas puisi
*