Amy Budi Arsih
KETIKA GALUNGGUNG ERUPSI, TAK SEINDAH RASA YANG BERPUISI
Pagi berselimut
Putih menebal kabut
Semalam galunggung menjerit
Muntahkan lahar
Setiap hati bergetar
Tahun delapan dua
Menancap kenangan yang menampar
Ketika langkah bergegas
Memintal asa diahir masa putih biru
Dalam dekapan bunda
Rindu baru saja bertaut
Cahaya petromak terangi hurup demi hurup
Mamacu getir dan hawatir
Penapun ikut menggores nasib
Rindu menggeliat
Cinta baru saja senandungkan baitbait puisi
Cirebon 14 oktober 2025