ARI BASUKI
BERBURU PUISI
apa sejatinya puisi?
begitu besarkah nilainya bagi manusia?
begitu pentingkah artinya dalam kehidupan?
penyair berburu puisi di belantara kata, di keheningan jiwa
ia berburu puisi di keriuhan pasar, di kesunyian rimba
ia berburu puisi di dalam kilau embun, harum bunga, perih luka
ia berburu puisi di mana-mana
di era tahun 1980-an Ragil Suwarna Pragolapati
berburu puisi dengan konsep puitika yoga sastra
ia suka diskusi sastra di sanggar, di kampus, di pantai
aku berbeda pandangan dengannya namun aku menghormatinya
ia seorang pegiat sastra yang gigih
tapi sayang, pada tanggal 15 Oktober 1990 ia hilang (atau menghilang)
saat beryoga sastra di gua Langse pantai Parangtritis
sampai sekarang sosoknya tidak ditemukan
apa sejatinya puisi?
begitu besarkah nilainya bagi manusia?
Mas Warna saudaraku, aku ingin kau muncul kembali
di sini bersamaku bermeditasi
menyaksikan banjir puisi di negeri ini
ada puisi-puisi sejati
ada puisi sekadar huruf dan bunyi
tetapi aku mengamati saja, tidak hendak mengadili
Yogya, 15 Oktober 2025
**ARI BASUKI ***lahir di Jepara (Jawa Tengah) dan sejak tahun 1975 bermukim di Yogyakarta. Menamatkan studi S3 Ilmu Filsafat UGM (2009). Menulis puisi, cerpen dan esai di berbagai media massa. Buku antologi cerpennya: Kobra (KBM Indonesia, 2022). Buku antologi puisi terbarunya: Pedang Keheningan (Interlude, 2024). Selain itu cerpen dan puisinya tersebar di berbagai buku antologi bersama.