Adri Sandra**
**AWAL PUISI TIBA

aku mendengar suara angin
membawa hujan dari jauh
pada rumah papan tua
lubang-lubang kumbang di dindingnya
ada jalan kecil di seberang halaman
setiap senja cahaya kilau memerah di atasnya
di kejauhan, bukit arah selatan
awan putih turun ke kakinya
pohon-pohon tebu yang kutanam
menunggu datang musim panen
di lidahku, sepah membuang gula
sejarah pertama puisi itu tiba
tanahku Ujung Tanjung, empat puluh empat tahun lalu
masih hijau daun tebu
hujan datang dari jauh
melintasi gunung-gunung dan lembah
rumah yang meneduhiku
angin menyelinap lewat lubang-lubang kumbang
bila hujan reda dingin masih serupa
melali di genangan air halamanku
mata tua bapak ibu
hulu sungai hidup matiku, arusnya ke muara
di rumah itulah, ketika puisi tiba
aku menulisnya dengan hitam tinta
puisi tentang pengembaraan
yang berkilau di mata cangkul
tanah yang menumbuhkan benih
jadi batang ditupang akar-akarnya
"lihatlah telapak tanganku meretak waktu
garis-garisnya jadi alir mata air!"
ya, mata air jadi telaga
tempat bulan bercermin malam tiba
bila aku menulis gelap, jiwaku di api lampu
menerangi tidur pulas ibu bapakku
bila aku menulis terang, hatiku melimpa
di rongga paru-paru matahari
bila angan melayang, diriku di tubuh burung
sekepak sayap lagi sampai di gunung
di retak tanganku, semua mengalir jadi puisi dan prosa
diriku masih bernaung hijau daun-daun tebu
ketika bapak pergi ibu pergi
di batu nisan mereka kutulis nama, tanggal, bulan dan tahun berpulangnya
dalam arakan waktu cukup panjang
semua puisi kuletakkan di bawah batu nisannya
lubang kumbang dinding rumah
kututup dengan napasku
angin tahun ini masih membawa hujan
membawa usia ke gerbang nyawa
beratus puisi di buku dan media
begitu kecil dibanding huruf-,huruf di batu nisan ibu bapakku
ah, rupanya aku sudah tua kawan
seperti bapak ibuku dulu
dan puisi masih kutulis
jadi payung, kubur kedua orang tuaku
Ujung Tanjung, 2025)

***Adri Sandra **; lahir di Padang Japang, Payakumbuh, Limapuluh Kota, Sumatera Barat.
Mulai menulis tahun 1980 dan mengirim ke media tahun 1981.