Humam S. Chudori

APA GUNA BERNEGARA

apa guna bernegara
jika rakyat jelata
yang sudah menderita
dipaksa hidup terlunta
aset tak seberapa
yang mereka punya
disita para penguasa
apa guna pemerintahan
kalau peraturan yang disahkan
hanya untuk kepentingan jabatan
demi menangguk kekayaan
lantaran tidak seorang
penegak hukum dan keadilan
bernyali menjatuhkan hukuman
pada mereka yang surplus kekuasaan
pada mereka yang berlebih kekayaan
apa arti kebijakan
bila sesungguhnya yang diputuskan
adalah aturan yang tak bijak
kecuali untuk membatasi gerak
agar rakyat tak berani berontak
meski terus menerus dipalak pajak.
Tangerang Selatan, 10 Juli 2025

Humam S. Chudori, lahir di Pekalongan, 12-12-1958. Baru memublikasikan tulisannya di media cetak - suratkabar dan majalah - pada tahun 1982. sejak itu, tulisannya tersebar di media cetak - pusat dan daerah.
Ia adalah salah satu sastrawan dari 115 yang terpilih dalam kategori “30 tahun setia berkarya dalam kesusastraan Indonesia” yang diadakan oleh Lumbung Puisi Sastrawan IX, tahun 2021” yang berhak mendapatkan “lencana” penghargaan.
Tahun 2024 mendapat penghargaan dari Bina Bahasa Kemendikbud RI, atas dedikasinya berkarya sastra selama lebih dari 40 tahun.