/ puisi

TAK HARUS BERAKHIR BERSAMA, Naim Emel Prahana

Naim Emel Prahana

TAK HARUS BERAKHIR BERSAMA

Lalu, laut dan pantai bergandengan
lalu, mereka saling hantam
awak kapal dan penumpang terombang
kiri kanan ombak
depan belakang cerita ikan hiu
lalu, perjalanan dilanjutkan
belok kiri kadang belok kanan
kalaulah sepaham semuanya jalan lurus
lalu, angin datang membelas
membawa bisikan suara-suara
tentunya selalu aduhai
genggaman mulai kendor
gangguan terus menggedor
dan langkah bersimpang jalan
kadang bersebab hal kecil
rasukan aduhai si penggoda
lalu, kalau sudah begitu
sudah sering aku sampaikan
berjalanlah sesuai bisikan
antara status sosial
please
sumonggo
jangan lupa awal perjalanan
meski tak harus berakhir bersama.
20 Januari 2024