M Noer Setho

Secangkir Pagi yang Sering Kita Lewatkan

Pagi sering datang tanpa gaduh
Pelan, membawa udara yang lebih jujur
Persis seperti secangkir kopi yang diseduh di rumah

Rasanya sederhana
Rasanya ringan
Rasanya justru sering kita anggap biasa

Aku sering duduk di dekatmu
Aku ada di meja yang sama
Aku dekat, tapi pikiranku sibuk ke mana-mana

Nyatanya yang membuat hubungan renggang
Bukan selalu masalah besar
Namun kebiasaan kecil yang terus terlewat

Ada pagi yang sebenarnya bisa jadi hangat
Ada obrolan pendek yang bisa bikin hati lega
Ada perhatian kecil yang bisa bikin hubungan tetap hidup

Jangan anggap kebersamaan itu akan selalu ada
Justru yang sederhana sering paling dirindukan saat hilang
Jeda lima menit kadang lebih berharga dari hadiah mahal

Ini bukan soal kopi
Ini soal hadir penuh di hadapan orang yang menemani hidupmu
Ini soal tidak membiarkan dekat jadi hambar

Waktu pagi tidak panjang
Walau singkat, ia bisa menguatkan hati seharian
Waktu kecil seperti itu jangan dibuang sia-sia

Akhirnya yang sering membuat hubungan tetap hangat
Bukan janji besar
Tapi perhatian kecil yang dilakukan berulang

✦ kawruh pranajiwa ✦