Eryantho Kamis

RANDU DITEPI JALAN TOL

Engkau suka
meniupkan kapuk kering
Ketika angin kemarau
Menyatakan rindu
bersua kabut
Tepian jalan tol
tersenyum pada sengatan matahari
Rerumputan menguning iri
Langit menyiram
daun - daun jati
Tetapi air sudah berbulan - bulan di lupai
Embun tak juga memberi kabar
Hanya pernah memberi nazar
Sejenak basah teras rumah
Selebihnya doa makin sering di ucapkan
Randu ditepi jalan tol
Seperti mimpi mencintaimu
Tapi tak pernah sampai hati

Bekasi, 04/09/26