HORMAT BENDERA MERAH PUTIH
(AA ROY)

Senin pagi
Setelah usai mimpi
Meneguk secangkir kopi
Rutinitas itu wajib dilalui
Anak anak bangsa berderet rapi
Membentuk barisan diam sunyi
Ketika lagu sakral negeri ini
Berkibarlah merah putih semua menghormati
Sudah Anakku
Turunkan tanganmu
Buat apa seremoni semu
Orang dewasa sudah tak perduli itu
Dekapkan saja di dada
Sebab hati itu yang kau punya
Merah putih tak lagi ada
Pada netra menjelma nasionalis bangsa
Aku yang mewariskannyapun malu
Pada Laut dan Tanah ibu
Pada setiap kata yang menyerukan satu
Cerita usang masa lalu
Hukum menerkam hukum
Pemimpin saling mengulum sagum
Kalian larut dalam layar bisu
Balita masih mengunduh kosakata baru
Turunkan tanganmu
Tak usah kau menghormati merah putih itu
Tundukkan kepalamu
Cukup dekap ke palung kalbu
Kita terusir pemimpin gagu
Terusir dari tanah ibu
Kebenaran dianggap dungu
Kebatilan pedoman saku
Negeri ini sudah usai
Membusai tercerai berai
Di setiap deru debu kepentingan bertikai
Keadilan tak lagi jadi pelerai
Kepada Sang Merah Putih Hormat Grak
Aku hanya ketawa terbahak bahak
Ironi Jadi Tuan di negeri sendiri bongkrak
Sajak sajak hanya berteman tuak
*Bandung Barat 19072026 *