Sunawi

SULUK KEMERDEKAAN

Sudah menjadi kepastian merdeka
Suluk kemerdekaan menyebar di Nusantara
Pada suka gembira raut wajah
Dari titiknya hati memantapkan puji
Sampai saat ini tetaplah merdeka
Kemerdekaan sudah menjadi puncaknya
Waktunya bulan Agustus menjadi sarana perlu
Menjalankan olah raga maupun seni
Sayembara untuk mengolah pikiran
Selanjutnya kian berguna
Meskipun ada menjerat hati sedih
Ingatlah para pahlawan kusuma bangsa
Meninggalkan bumi pertiwi
Surem surem giwangkara kingkin ler manguswa kang layon
Raga ilang dennyo memanise
Ong ong ongg
Rasa menjerat hati sedih kingkin
Para pahlawan kusuma bangsa mengorbankan jiwa raga
Harumnya semerbak nan wangi
Rasa sedih mengkalbu air mata jatuh berderai menyibak suasana
Menghadapi keadaan yang tak terduga gugur di medan laga
Kesedihan dipupus sudah
Yang terjadi sudahlah terjadi
Menatap hari esok yang lebih baik
Sekarang mengisi kemerdekaan dengan nyata
Janganlah keadaan lebih berat dari yang dahulu
Mencari ilmu untuk meraih cita cita
Kerja nyata menurut bisanya
Dengan doa dan usaha
Pada saatnya tercapai
Yang belum tercapai atau samar janganlah patah semangat
Lihat bendera merah putih sana sini terpasang
Merah semangat dalam mencapai keinginan
Putih kesucian masuk dalam pikiran
Merah putih sarana untuk mencapai tujuan
Dengan jiwa merah putih semboyan selalu didengungkan
Terosepsi mimpi mimpi malam
Wajib pada memiliki
Mengukir dengan pahat keutamaan
Supaya yang di lukis bisa nyata
Sinar Surya yang terang benderang
Umpama ada sakit segara teratasi
Supaya apa yang jadi keinginan tercapai
Bantul Yogyakarta Agustus dalam kenangan