Yustinus Harris

Sate Ringin Contong

Tak terdengar lagi lenguh lembu di sekujur mimpinya
Nasib lembu betina setelah disembelih telentang di arang bara
Sejak digiring ke ringin contong dari pembantaian pasar lembu
Tubuh tambun dan gemuk itu telah dicacah seperti potongan dadu
Dan batang lidi tusuk sate panas arang menyengat kerongkongan
Aroma asap daging terbakar menyalakan hidup kian benderang
Sebelumdaging kelak membusuk dalam lambung
Sepiring kefanaan rasa merasuk ke rongga jantung
Taka da nikmat tersisakan bagi pengamen dan peminta-minta
Poesta makan-makan membuat lupa setelah sirna lapar dahaga
Sebelum segalanya kembali hampa dari gelak tawa
Orang 0rang tak menyadari serabut daging di sela gigi yang tersisa
Meja perjamuan warung makan menyisakan sebujur impian
Piring, gelas, sendok ,garpu dan gelak tawa menjadi abu
Di ataspembekaran.
(Jombang, 2020)

29.-Yustinus-harris

Yustinus Harris, adalah sastrawan Indonesia lahir di Surabaya 14 April 1968 penyair ini tingal di Jombang, karyanya berjudul Surga untuk Ringin Contong dipamerkan dalam Pameran Nasional Antologi 2026 Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia