Meinar Safari Yani

Legenda Balikpapan
(Kado Kecil HUT Kota Balikpapan ke 125 ,
tgl 10 Februari 2022)

Bermula Sang Raja yang adil bijaksana
Memangku tahta di negeri subur makmur aman sentosa
Nun di kerajaan Tanah Paser Kalimantan Timur
Negeri membentang luas mencumbu damai
Teluk berair tenang membelai permai
Rakyat melaut hasil tangkapan tiada surut
Rakyat bertani hasil bumipun berpundi lestari
Dari darah biru Sang Raja Aji Muhammad
Terlahir Puteri cantik nan jelita
Pewaris tunggal mahkota ..tiada dua
Semesta cinta Sang Permaisuri dan Raja tercurah
Penawar rindu ..peluluh gundah
Samudra perhatian dan kasih sayang…
Di genapkan oleh berpuluh dayang –dayang
Puteri Aji Tatin bergelimang kebahagiaan
Meniti tangga kedewasaan
Dalam wangi setanggi suci
Raja tunaikan tugas seorang Ayah nan hakiki
Mengantarkan Sang Putri ke mahligai perkawinan
Bersanding Putra Bangsawan dari tanah Kutai tampan menawan
Hari terasa indah ..pesta meriah berlatar megah
Di sela pesta Raja turun singgasana
Diberikanlah hadiah wilayah untuk puteri tercinta
Dengan deritan asa dan harap di dada
Pada masanya sang puteri kan bermahkota Raja jua
Sebentuk Telukpun berpindah peluk
Seri wajah sang puteri memegang amanah penuh tawadhuq
Perlahan deru kehidupan kerajaan Teluk lembut menjamah
Dari genggam tangan sang Puteri ada sebentuk titah
Pada Panglima Sendong beriring orang-orang kepercayaan
Berperahu memungut upeti rakyat berupa papan
Tapi naas belum jua pulang sampai ke teluk ..ombak menerpa bergulungan
Pendayung berjibaku. namun terbalik jua itu perahu
Tokong patah berserak di batu karang ..papan terbalik tak karuan di tepian
Panglima Sendong dan kawan kembali pulang ke haribaan
Dalam lara dan duka Sang Puteri
Ada kenang yang musti di hargai
Pada tokong patah dan papan yang terbalik
Berjuluk PULAU TUKUNG dan BALIKPAPAN
Balikpapan, 23 Desember 2021
*
Tokong = dayung*