Ayu Siti
**Kerajaan Amerta Gunung Ramai **
semesta, kukisahkan padamu sebuah kerajaan yang amerta dalam ceruk sepi Gunung Ramai
terselubung misteri dipenuhi beratus tanya diantara sekian keraguan tertutup muskil dan keghaiban
galuh,
kecilku berlarian mandi hujan di lerengnya, ya bersamamu jua para nanang lainnya. tetiba langkah kita terhenti setiap tiba di suatu bagian perdu semak yang menebal. pandang beradu ragu sekejap terasa melayang, aura itu, ya aura mistis mencegah langkah kecil kita
pada ceruk sepi itu kita pernah membayangkan sang pertapa duduk bersila pada sebuah batu dalam hening di keluasan lengang. mantra-mantra menggumam mamang memamah lengang menebar menyumsum dingin, dingin, dingin, gigil
kita berlarian pulang
pernah sekali mama abah berkisah melekat hingga kita menua
raja-raja digjaya singgah di sana, di Ancala Keramaian
prajurit-prajurit tak kasat mata penggiringnya
sesekali berlatih dengan suara riuhnya sendiri menebalkan sisi magis ancala itu
galuh,
kecil kita terlalu tunduk titah abah, para datu tak akan suka kita di sana
hingga mengekang langkah kecilmu langkah kecilku dari rasa ingin tahu mengental
menyaksikan pekik lengking dan kepak sayap ribuan wallet tak kasat mata di netra kita
gemericik air terjun tak pernah tersentuh tangan-tangan kecil kita
menatap perdu menyesap aroma belukar sesudah hujan
saat Gunung Ramai belum sendiri sepi seperti saat ini
abadi dalam misteri tak lekang masa
Tanah Laut, 11 Januari 2022