Yang dimaksud asal usul bahasa Indonesia dari Melayu itu, kata "Melayu" bukan Malaysia tetapi bahasa Melayu kuno yang dibuktikan dengan prasasti kerajaan Sriwijaya.
Bukti lain bahasa Melayu sebagai asal usul bahasa Indonesia bukan dari Malaysia adalah Pemerintah Hindia Belanda yang membuka sekolah-sekolah di Nusantara menggunakan bahasa Melayu dan bahasa Belanda sebagai bahasa pengantar di sekolah karena bahasa Melayu tidak ada tingkatan kesetaraan bebahasa seperti bahasa Jawa yang terdapat tingkatan krama inggil, krama dan ngoko, sehingga bahasa melayu mudah diterima di sekolah-sekolah Belanda hingga Maluku sampai Nusa Tenggara
Pendiri kerajaan Malaka (Malaysia) adalah keturunan dari kerajaan Sriwijaya, artinya jauh sebelumnya Malaka termasuk wilayah kerajaan Sriwijaya. Ini menegaskan bahwa bahasa Melayu di Malaysia adalah penyebaran bahasa Melayu sari kerajaan Sriwijaya. Kemudian pada masa Pemerintah Hindia Belanda yang mendirikan sekolah-sekokah di Nusantara tidak mungkin menggunakan bahasa pengantar di sekolah bahasa Malaysia yang merupakan jajahan Inggris.