Rini Intama:

Di Muara Gembong

Selepas fajar di hutan bakau ini
Burung-burung mulai terbang
Mencari matahaari dan menghembus nafas pagi
Hingga senja mereka menunggu pulang

Akar akar telah mencengkeram batas tepian
Sedang embun bergantung di ujung ranting
Kudengar ombak berdebur dan angina menderu
Memecah sunyi agar pagi tak kehilangan isak rindu

Anak anak pantai berlarian di tanah landau
Menyanyikan kidung kehidupan asin laut
Dari tanah pantai yang terkikis
Meninggalkan setumpuk kisah miris
Sisa rumah-rumah yang tenggelam
Dan kenangan yang karam

Riak air di tepi muara berlumpur
Muara Gembong, 17 Maret 2019

64.-rini-intama

Rini Intama adalah Sastrawan Indonesia, Lahir di Garut 21 Februari penyair ini tingal di Tangerang, karyanya berjudul Kanaya dipamerkan dalam Pameran Nasional Antologi 2026 Lumbung Puisi