Asro Al Murthawy

Tupai Jenjang
Tersebab kau lahir dari kutuk
mantra tetua yang memerangkap tubuh
meleraimu dari sifat meninggi dagu
perangkap yang meruncing tertera di dahi
menganakpinak gelisah sepanjang bujur danau
bimbang mengungkung gigir gunung
Kerinci o Kerinci
tempat sunyimu menunas merimbun
menyerah pada kodrat
jiwamu yang kuat perkasa
terbelenggu nista wujud badani
Tersebab kau lahir dari kutuk
Harap ibu tersuruk di palung begitu dalam
Memintal waktu demi waktu
menampung embun demi embun pada cawan rahim tua
anakku o anakku
mengapa demikian lama menunggu
menggumpalkan kepasrahan dalam tiap lembar tikar semedi
membilang putaran matahari
dengan keringat dan darah
meleleh dan terus meleleh
hingga kau ada.
Tersebab kau lahir dari kutuk
Jangan bosan berkabar pada cuaca
Pada gerimis yang runcing pada badai serupa lembing
dalam genang waktu yang risau
menganyam senja, jarak dan peristiwa
serupa legenda
berkawan hantu air penunggu danau
merawat sunyi jadi batu
** Imaji 1443 H **