Dyah Nkusuma
SESAAT RASA
Kupersembahkan kekar bahu
Untuk pijakanmu
Terik surya membakar rasa
Sorak sorai menghidupi nyali
Satu, dua, tiga orang bertumpu
Yang teratas melanjutkan
Memanjat licinnya batang pinang
Hitam tir mengubah rupa
Legam nian memancing gelak tawa
Serrrrrttttttttt ... gedebummmm
Suara terbahak kembali membahana
Ah ... di sela sesaknya himpitan
Beban hidup tak terelakkan
Harga-harga begitu mencengangkan
Pekerjaan tak lagi menjanjikan
Sesaat ... kupersembahkan kekar bahu
Berat sungguh! ... tapi ada sesuatu
Harapan menggantung itu
Gelak tawa riuh itu
Bahagia sementara waktu
Daripada ...
Murka rasa bila mengingatnya
Kupersembahkan bayaran pajakku
Dari perasaan asin keringat
Disisihkan sambil jerat ikat pinggang menguat
Ke mana rimbanya menguap
Wujudnya tak kudapat
Siapakah mendulang nikmat?
Sampit, 15/8/26
Dyah Nkusuma, lahir di kota dingin Wonosobo. Berdomisili di Sampit, Kotawaringin Timur.Mengelola Sudut Baca Kin.Mencintai puisi sejak usia dini.