/ Artikel Sastra

Sampul belakang yang menginspirasi

Sampul belakang yang menginspirasi. Jadi
kesimpulannya cover buku tidak menjadi kreteria penilaian sastra tetapi untuk pemasaran berpengaruh.
Kadang kita terjebak sampul buku. Cover buku yang bagus memang menjadi kebanggaan penulisnya dan penerbit. Tetapi kandungan buku atau isi sangat penting dan berpengaruh.
Cover yang bagus membuat suasana pandang mengundang minat baca. Bahkan di dunia pemasaran/bisnis, cover justru utama sebagai daya tarik calon pembeli yang sekaligus calon pembaca.
Pada sisi lain cocer buku malah dikerjakan oleh ahli-ahli gambar untuk sebuah antologi. Sebab banyak orang berpendapat bahwa penampilan itu utama. Di sebuah penerbit yang bonavide masalah cover dikerjakam spesialisnya tersendiri.
Namun seringkali kita terjebak sebuah buku fengan cover bagus, padahal ketika membaca isinya terkesan biasa-biasa saja. Bahkan seringkali menjumpai isi buku tak seindah cover bukunya atau sebaliknya cover buku hanya menutupi isi yang kurang bagus atau kurang 'berbobot!
Disisi lain cover sederhana namun penuh makna merangkum isi buku. Dan kadang cover buku terbaca makna ketika isi buku terbaca. Padahal wajah cover sangat sederhana. Seperti Novel hujan Bulan Juni katya Sapardi Djoko Damono hanya gamvar tulusan tangan judul buku itu ( Rg Bagus Warsono, 14-07-24)
Hujan-Bulan-Juni