Hana Sania
Peti Kemas
Mendung bergulung menutup langit
Sembunyikan matahari
Yang telah menanti
Kapal dating dan pergi
Silih berganti menepikan peti kemas ke dermaga
Namun tak satu pun kumiliki
Salah sandarkah
Atau tak seharusnya aku bersandar
Aku ingin kembali berlabuh
Tapi apa daya
Dayung telah patah
Sementara layar telah lama koyak
dicabik-cabik kenyataan
Cibitung, april 2024

Hana Sania *adalah sastrawan Indonesia, lahir di tinggal di Wonosobo, tinggal di Bekasi. Karyanya berjudul Setabah Waktu Sepatah Cemburu dipamerkan dalam Pameran Nasional Antologi 2026 Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia.
*