026.Kumpulan Puisi Pilihan Berjalan dalam Ingatan

Kumpulan Puisi Pilihan Berjalan dalam Ingatan, karya Dharmadi Penyair masuk nominasi Buku Sastra 2024 versi Lumbung Puisi. Puisi-puisi pilihan salam buku ini menarik untuk dibaca. Bermula dari Pelita Puisi -puisi pendek yang memukau kemudian ditutup puisi panjang Berjalan dalam Ingatan.
Judul-judul puisinya sangat nenarik sehingga mengundang minat baca , seperti Matahari Sepenggalah, Aroma Kemenyan dan Kembali Siuman .
Kumpulan Puisi Pilihan Berjalan dalam ingatan diterbitkan oleh Satria Publisher , Banyimas 2022. Berisi 42 puisi.
Dharmadi adalah penyair kelahiran Semarang. 30 September 1948 mulai menulis sejak 1970 ketika tulisannya dimuat di koran . Menulis beberapa antologi tunggal . Tinggal di Tegal.
Berikut puisinya:
Matahari Sepenggalah
//matahari sepenggalah
bola matanya memutar
mengitari bumi mrncari
ruang mana yang
belum disinari
bumi mesti dihidupi//
Pada puisi yang lain juga pendek dan menarik.
Begini Dharmadi DP menuturkan :
Aroma Kemenyan
//tiba-tiba membaui
aroma kemenyan
kenangan masa bocah
berkunjung ke masa tua
ingat ibu melakukan ritual
membakar krmenyan/
/
dilihatnya penanggalan
hari ini selasa kliwon/
/ibu membayang//
Kemudian kita lihat lagi.puisi lainnya:
Kembali Siuman
//ramadhan hampir purna
seakan habis tersihir cirona
kota kembali siuman
nall pasar tradisional
pusat perbelanjaan padat
pengunjung
jiwa-jiwa melupa puasa
yangvtelah dijalani penuh sebulan
ada yang hilang//
Demikian puisi pendek Dharmadi nenyimpan berbagai apresiasi pembaca.
Selamat!
(Rg Bagus Warsono, kurator utama di Lumbung Puisi)
026