Arief Wirawibowo

I b u K o t a

seorang : sastra
Lampu ibu kota begitu terang
Dan keramaiannya tercampur aduk
Dengan penderitaan rakyatnya
Bagai sudah komplit dunia ini rasanya
Langit terdiam
Dan waktu hanya menyaksikan kami saja
Di siksa pelan
Tujuh turunan
Yang sudah menjadi adat kami
Yang selalu di siksa di negeri ini
Kita akan mati satu per satu
Dari keadilan di setiap musimnya
Kita adalah rakyat kecil
Dari kita yang tak bisa mengadu
Langit terdiam
Dan waktu hanya menyaksikan
Kami mati
Dan di anggap menjadi takdir
Dari orang-orang tak punya hati nurani