Daelan Muhammad. Lahir di Sragen 1942, Menamatkan PHIN di Yogyakarta dan bekerja di Lantor Pengadilan Agama Bsnjarmasin. Memasuki IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dan menjadi dosen di Fakultas Syariah IAIN almamaternya. Sajak-sajaknya dimuat di Basis, Horizon, Adil. Puisinya terdapat juga dalam Tonggak 1986.

Rumah di Ujung Desa

Sebuah rumah tua
terletak di ujung desa
Di depannya membentang jalan
becek di musim hujan

Sebuah rumah tua
terletak di ujung desa
Di belakangnya batang limau
burung jalak berkicau

Sebuah rumah tua
terletak di ujung desa
Di kirinya menjulang pagar
pengawas hak yang sadar

Sebuah rumah tua
terletak di ujung desa
Di kanannya langgar dan sumur
menuntut budi luhur

Sebuah rumah tua
terletak di ujung desa
Di dindingnya rayap menjalar
membikin hati gusar

Sebuah rumah tua
terletak di ujung desa
Di atapnya lumut menghijau
angin pelan mendesau

Sebuah rumah tua
terletak di ujung desa
Di dalamnya sepasang insan
pecah jadi sembilan

Daelan Muhammad (l. 1942)

Surat Kepada H.B. Jassin

selama ini memang cuma pasir
sajak-sajak penyair
tiada bercahaya
telah mati dalam hidupnya

sebab bulan menghilang
begitu juga bintang-bintang
pada malam pertama
ketika akan ditatapnya

semalam ia bangun
menggosoki batu berunggun
katanya mau bikin bulan
bikin bintang-bintang gemerlapan

mungkinkah
ia bisa bikin bulan
bikin bintang gemerlapan?

hanya gairah
yang tak terpadamkan
pasukan pemadam kebakaran

Sumber: Tonggak 3 (Gramedia, 1987); Horison, No. 7, Th. VI, Juli 1971. Sumber: majalah Horison (Desember, 1968)