Apito Lahire
CERITA KEHILANGAN
seorang bocah
anakmu
pemanjat pinang
tersedu pandang puncakmu
pada perayaan ke-81:
" benderanya kok hilang tanpa suara"
siapa yang telah mencurinya
siapa yang menghilangkannya
telanjang dada ia
sepertimu harapan:
baju-baju, buah tangan, hadiah-hadiah, sepeda mungil
yang tergantung
itu kemerdekaan
menggerutu
musim sandiwara , katamu sambil
memanjat pinang yang tak lagi punya arti
lihat orang-orang memilih peran penyamun semua
baik
kita bertukar tempat saja
aku jadi penyamun saja karena sejahtera
daripada aku dikutuk
jadi budak
jongos abadi
mengabdi tapi terus dibully, katamu lagi
pada ketinggian 8 meter pinang yang kau panjat
dengan keringat setebal satu senti
"aku ingin ....
segera berdiri di pundak ayah yang makin tipis ini
bukan untuk berebut hadiah-hadiah
namun mencium bendera sewarna merah putih itu
dengan khidmat perih tertancap
bahwa sejarah adalah laknat
bagi para pengkhianat
Tegal, 2026
Apito Lahire Lahir di Tegal, 9 Desember 1974. Menulis puisi sejak SMA. Karyanya dimuat di berbagai antologi bersama. Jalu Estetika, Lakon Ngebyak di Bulan adalah dua antologi puisi tunggal perdananya yang baru saja terbit . Aktif mengembangkan sastra dan teater . Sekarang bergiat di Sanggar Jalu Estetika sambil terus ngebyak.