Arifin Brandan

**Burung Surfawi di Rimba Papua **

sunyi rimba belantara papua
di sana, cuma ada satu rumah beratap ilalang dan rumbiya
dan tersebutlah nama kweiya,
lelaki belia tinggal bersama bunda dan adik-adik tirinya.
amboi honai,
kweiya si anak giat cekatan sang permata hati bunda. adik-adik tirinya tak suka padanya. siasat licik culas pun diaturnya demi memisahkan kweiya dari bunda
hari kelabu tiba
pagi itu rimba belantara papua menyeringai dalam udara dingin yang menikam cuaca
Amboi honai,
lalu berangkatlah kweiya bersama adik-adik tirinya menerobos rimba hutan belantara
rusa atau babi bukanlah target perangkap yang diburu, melainkan kweiya hendak disesatkan di tengah gelap pekatnya rimba serta jurang-jurang yang menganga
amboi honai,
tiba waktunya bagi kweiya disesatkan oleh siasat busuk adik-adik tirinya. kweiya kehilangan jejak jalan pulang. ia terperangkap di tengah gelap pekatnya rimba hutan belantara serta jurang-jurang yang menganga
air mata bunda menggenangi hari hari penuh luka derita. ia tak percaya kweiya berhasrat pergi menjauh dari bunda seperti yang dikatakan adik-adik tirinya.
amboi honai,
sepanjang hari-harinya kweiya mengisi hidup di tengah belantara dengan merajut serat dari kulit hewan yang diburunya. hari demi hari dilalui dengan merajut serat kulit hewan agar menyerupai kepak sayap burung. Ia bermimpi ingin terbang mengelilingi rimba belantara. dari hari ke hari rajutan kepak sayap burung itu hampir sempurna.
amboi honai,
Tiba waktunya bagi kweiya mencoba rajutan dua kepak sayap burung. begitu memasang di bawah kedua lengan, sontak mendadak ia berubah wujud menjadi seekor burung surga yang indah kemilau sulur anggun warna bulu-bulunya.
dialah kweiya
dialah cendrawasih,
burung surgawi dari rimba belantara papua.
amboi honai!
#jogja, medio 1 januari 2022#