** Ami Budi Arsih **

Yang tercecer dan yang Tak Terbaca

Saat kesendirian begitu indah
Saat lara menjadi nyanyian teramat syahdu
Sendiri mengukir sunyi
Mematri rasa sebening embun
Dalam genangan peluh
Yang meredam air mata

Di balik selimut tabir, rindu terukir
Di balik titian nadir, seonggok rasa tersingkir
Kau hanya terdiam
Membeku di lorong waktu
Dan berlalu tanpa sepatah kata

Sajak-sajak cinta bertaburan
Namun kau tak pernah mampu membacanya.

26-1
Ami Budi Arsih, *adalah sastrawan Indonesia lahir di Tasikmalaya, 16 Juni 1966 penyair ini tingal di Cirebon karyanya berjudul Yang Tercecer Yang Tak Terbaca dipamerkan dalam Pameran Nasional Antologi 2026 Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia
*