UNTUK CINTA YANG PERNAH ADA, Rosmita (16)

**Rosmita **

**UNTUK CINTA YANG PERNAH ADA **

Di bilik ingatan yang sejuk dan sunyi,
Kembali aku membuka album kenangan tentang kita di saat masih menjadi pasukan putih abu-abu
Foto-foto lama yang membisu.
Bukan gambar cetak, tapi kilas balik
Rasa yang tak pernah lekang oleh waktu
Tentang kita, di babak kisah hidup
Yang telah usai.

Kini kau adalah senja yang paling jingga,
Mewarnai langitku dengan janji dan tawa.
Kita pernah berbagi rahasia, di bawah lampu kota yang lelah oleh hiruk-pikuk
Meyakini selamanya, adalah waktu
yang nyata untuk kita berdua

Ada rasa kopi pertama di pagi yang canggung, untuk aku seruput
Dan alunan lagu yang pernah kita
Dengar berulang-ulang.
Semua begitu jelas dalam ingatan
seperti ukiran di atas batu
Namun kini, batu itu telah tertutup
Oleh lumut waktu.

Dan akupun tidak pernah lagi mencari alasan mengapa dulu kita berpisah,
Jalan itu memang bercabang
Takdir itupun ada di antara kita
Aku hanya mengenang kehangatan jemarimu yang dulu paling tulus,
Pernah membuatku merasa utuh
Di jantung mu

Kenangan ini bukan lagi rantai yang membelenggu,
Tapi lentera kecil, yang menerangi
Jalan baruku.
Terima kasih, untuk masa lalu yang menjadi pelajaran bagi hidupku
Bahwa cinta sejati adalah yang mampu melepaskan dengan damai.

Kau kini telah berbahagia, aku pun
telah menata hati kembali
Namun kau tetap menjadi halaman paling indah dalam kisah hidup ku
Puisi ini akan menjadi saksi bisu,
Bahwa cinta kita pernah ada, murni, dan tidak akan lekang oleh waktu.

Jambi 2025

**Rosmita ** Pembaca Puisi, sudah terbit 9 judul antologi tunggal dan ratusan antologi bersama. Tetap menulis meskipun napas di penghujung waktu.