Toha Mochtar

.Toha Mochtar (17 September 1926 – 17 Mei 1992) adalah seorang sastrawan dan pengarang cerita anak-anak Indonesia.
Nama Toha Mohtar abadi dalam sejarah sastra Indonesia lewat karya ikoniknya, novelet Pulang (1958), yang membawanya memenangkan Hadiah Sastra Nasional dari Badan Musyawarah Kebudayaan Nasional (BMKN)
Karya-karya Toha Mohtar yang lainnya, antara lain, Kabut Rendah (novel, 1968), Bukan Karena Kau (novel, 1968), Jayamada (cerita rakyat daerah Kediri, 1971), Antara Wilis dan Gunung Kelud (kumpulan cerita pendek, 1989), Pantang Menyerah (cerita anak-anak, 1990), dan Lebih Menarik dari Kuda Lumping (cerpen anak-anak, 1995). Sampai sekarang masih ada beberapa karya Toha Mohtar yang belum sempat diterbitkan menjadi buku, antara lain Pelarian, Pembebasan, dan Cerita dari Daerah Pinggiran. Karya-karya yang disebut terakhir ini semula dimuat sebagai cerita bersambung di surat kabar Kompas (1993). Karya-karya Toha Mohtar mendapat sambutan hangat dari para kritisi dan pengamat sastra Indonesia, seperti A. Teeuw, H.B. Jassin, Ajip Rosidi, dan Sri Rahayu Prihatmi, terutama novelnya Pulang. Mereka pada umumnya menyatakan bahwa karya-karya Toha Mohtar dapat menyejukkan hati pembaca karena kepiawaiannya melu­kiskan suasana pedesaan yang indah, suasana revolusi yang penuh keharuan, dan suasana konflik batin tokoh-tokohnya yang kuat. Nama Toha Mohtar memang agak tersisihkan dari panggung sejarah kesusastraan Indonesia modern. Kesahajaan hidupnya membuat Toha kurang menyenangi publikasi dirinya yang berlebihan. Hal ini dapat dibuktikan dengan kebiasaan Toha Mohtar menuliskan nama samaran pada beberapa karya sastra yang ditulisnya.