003. Stoikiometri Asmara, Sugeng Joko Utomo
Sugeng Joko Utomo
Stoikiometri Asmara
Pada tabung-tabung erlenmeyer jiwa
Tersiap biji-biji senyawa cinta
Kuantitas sudah terukur sama
Sesuai standar reaksi kimia
Bilah-bilah rindu
Butiran kasih dikalbu
Dicampur dalam larutan haru
Dipanasi dalam ketetapan suhu
Ada sekilas tatap ada sekecap ucap
Ada sekulumsenyum
Ada sejurus lamun
Ketika api asmara mulai membakar
Bejana reactor pun bergetar
Mengikuti alun irama debar
Pada degup dada nan gencar
Mulai berkempulan asap mesra
Lewat cerobong laboratorium asa
Menguar aroma harum bunga
Pertanda prosesi mencapai bahagia
Jas praktikum segera dilepas
Analisa pun dicatat tegas
Dengan tinta emas digoreskan
Ikrar suci dua hari diabaikan
Selembar sertifikat disiapkan
Di depan saksi ijab kabul pun dikumandangkan.
Tasikamalaya 21 Agustus 2020
Sugeng Joko Utomo, *adalah sastrawan Indonesia lahir di Kebumen 23 Januari 1962 penyair ini tingal di Tasikmalaya karyanya berjudul Hujan Tak Datang di Pesta Api dipamerkan dalam Pameran Nasional Antologi 2026 Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia
*