SEKOLAH CALON PEJABAT (2), Yohanes Moeljadi Pranata
Yohanes Moeljadi Pranata
SEKOLAH CALON PEJABAT 2**
**
Banyak orang mendirikan sekolah untuk calon pemimpin.
Ada yang mendidik calon entrepreneur.
Ada yang mendidik calon ulama.
Aku ingin mendirikan sekolah untuk calon pejabat.
Di sekolah ini, tak ada mata kuliah pencitraan, karena topeng dijual bebas di luar kampus.
Tak ada pelajaran merangkai janji, sebab lidah manusia terlalu pandai menghafalnya.
Yang wajib justru: cara tidur nyenyak setelah menolak satu koper uang.
Praktikum paling sulit: berjalan melewati tumpukan amplop tanpa menyentuh satu pun.
Ujian akhirnya sederhana. Bukan menulis visi dan misi. Bukan pidato tentang rakyat.
Hanya berdiri di depan cermin.
Jika masih sanggup menatap mata sendiri, engkau lulus.
Jika tidak, ijazah setinggi apa pun tak akan mampu menyembunyikan wajah yang telah dijual kepada kekuasaan.
Sebab negeri ini tidak sedang kekurangan orang pintar, tidak pula kekurangan orang bergelar.
Yang langka adalah mereka yang tetap menjadi manusia ketika diberi kekuasaan.
YMP
Pekanbaru, 6 Juli 2026