SEBATAS BUIH, Rita Nurningsih

Rita Nurningsih

SEBATAS BUIH

Segugus dusta bak sempadan dua mata pisau
yang siap menyayat sebongkah rasa dalam selaksa peristiwa
Kau mengibaratkan hati seperti gurun sahara yang luas,
samudra yang dalam,
gunung yang tinggi,
atau jumantara yang tak berbatas.
Kau merasakan cinta,
menghitung semua sajak yang tersisa,
Kau mengikat rindu,
pada rangkaian segala jamak yang berbusa.
Kau menyayang,
tanpa pernah mau mengerti bagaimana sebenarnya hati,
tanpa pernah tau makna suci
dan tanpa memahami arti sunyi
Cintamu hanya buih,
rindumu laksana istana pasir,
sayangmu hanya gulma yang terinjakpun mati
bagai angin yang tak menyejukkan
bagai hujan yang tak tertahan awan
Tutuplah matamu,
atau ku jengkal saja semua tentangmu
sampai ruh melepas diri
Maka berhentilah bersajak,
atau ku cegat sebelum menjejak
Ah, kau ada sebatas buih mengendarai ombak
menyapu pantai tinggalkan riak
O, Lesaplah segala harap sebelum ku cecap
ℳℯ𝒹𝒢𝓃15226