Ragil Suarna Pragolapati

Ragil Suarna Pragolapati, lahir di Pati 22 Januari 1948. Memasuki Fakultas Ekonomi UGM, bersama Umbu Landu mendirikan PDK pada tahun 1969. Menulis puisi. Cerpen , novel, noveley, cerita silay , esai baik dalam bhs Indonesia msupun Jawa. Puisinya terdapat dalam Tugu dan Tonggak . Sang Matahari, Sakam Penyair.

PUJA-PUJI UNTUK PETRUK

Terpujilah namamu, Truk! Sekarang zaman keemasanmu
Kawula Republikku memuliakan kau, di tahta agungmu
Rezim Puntadewa-Bima-Arjuna-ku sudah lama bangkrut
Bharatayudha paripurna. Para seniormu gulung tikar
Gatotkaca-ku tewas. Padahal Parikesit-ku kurang siap
Langgenglah di tahta agungmu. Memerintah Republik!
Rakyatku sengsara butuh humormu. Pelipur frustrasi

Kaum wanitaku memujamu, Truk! Kau jangkung, anggun
Publikmu suka kau periang. Dukacita rakyatku hilang
Dalam nestapa seberat apa pun, Republikku tersenyum
Hidup pun jadi ringan. Tidak lagi serius dan ilmiah
Apalagi stafmu dari atas ke bawah seluruhnya pelawak
Hidup rakyatku bagai ringan-damai-nyaman karena tawa
Dungu-rakusmu bukanlah cacat-noda bagi politik humor

Dimuliakanlah dirimu, Truk! Ideologimu pun bersahaja
Dua tanganmu mengomando ke atas, dua telunjukmu searah
Jikalau tangan kirimu lepas, terkulai mengurus bawah
Telunjuk kirimu menuding belakang. Jari kanan ke depan
“Rujak sentul!” keluhan orang. Itulah politik lawakan
“Ke selatan!” perintah atasan. Kawulaku pun ke selatan
“Ke utara!” tafsir bawahan. Rakyatku pun wajiblah paham

Salam, Truk! Di zamanmu, Republikku bagaikan makmur
Seluruh lelaki hamil, perut gendut, meniru sosokmu
Sirnalah duka-nestapaku, Indonesiamu berpesta humor-mu
Lapar dan miskinku terlipur. Tawa jadi obat mustajab
Republikku turun-temurun milikmu. Inilah dinasti lawak
Jakarta, 1986; Yogyakarta, 1988