Puisi-puisi Nelayan Pantura, Bambang Widyatmoko
Bambang Widiatmoko
SOROT MATA NELAYAN
Sorot mata nelayan itu seakan
Mampu memprediksi cuaca dan angin
Yang akan membawanya berlayar ke tengah laut
Dan ikan-ikan akan berlompatan ke dalam jaring
Seakan memahami garis kehidupannya.
Di sungai Karangsong kehidupan terus mengalir
Dari hulu ke hilir seperti tersihir
Dan tak perlu dicatat apakah akan berakhir
Seperti perahu nahas yang tenggelam
Sebab kehidupan itu sejatinya seperti gelombang.
2022
Bambang Widiatmoko
Pembuat Perahu
Di lunas perahu ditiupkan mantra
Agar perahu mampu mengarungi samudera
Namun pembuat perahu tidak tahu
Seberapa jauh angannya terbang dibawa angin
Ketika perahu berlayar makin jauh
Dan entah kapan akan berhenti melempar sauh.
Perahu berlayar ke arah entah
Melupakan dirinya yang kehilangan gairah
Sebab ada keringat diusapkan pada kemudinya
Dan berharap tidak mudah patah
Lalu ia berusaha meneruskan langkahnya
Menunggu datangnya pemesan dibuatkan perahu baru.
Karangsong, 2022