PEREMPUAN YANG MENDEKAP ASA DI DADA, Iin Rofiqoh Artami
Iin Rofiqoh Artami
PEREMPUAN YANG MENDEKAP ASA DI DADA
Perempuan seringkali bungkam, demi menyembunyikan sinarnya
Remuk di pundak tak dirasa
Di dadanya, hanya ada cinta yang tak pernah putus
Dan sederet asa yang menjadi pelita
Perempuan pasti pernah koyak
Langkahnya terseok bergumul gulita tertahan
Namun ia tak menyerah pada realita
Di hatinya, ribuan puzzle masa depan sedang ditata ulang
Ketika senja mulai membaurkan kewarasannya
Ia tak lantas menjerit takut
Yang menjadi tonggak tak serta merta patah
Ia memegang kendali detiknya di tangan
Cinta seringkali berhadapan dengan palung
Namun perempuan itu tak mau tumbang
Genggamannya tetap mampu menyelamatkan
Dan tatapan itu masih lurus ke depan
Kebumen, 7 Oktober 2026