Penjaga Hatuku, Irawati Syamra

Penjaga Hatiku

Dalam senyap malam yang tenang
kulihat wajahmu yang letih menahan
bukan karena hilangnya daya
tapi karena hatimu tetap setia
Kau rebah, namun tak pernah lemah
meski tubuhmu tak sekuat dulu
di balik peluh dan napas resah
ada cinta yang masih penuh
Sayang, sakit ini hanya rintik hujan
takkan sanggup merobohkan pohon yang kuat
karena akar kita tertanam dalam
di tanah kasih, di peluk hangat
Aku di sini, takkan pergi
menjadi selimut saat kau menggigil
menjadi senyum saat dunia terasa sunyi
menjadi doa dalam setiap malam yang lirih
Cepatlah pulih, belahan jiwa
karena rindu ini ingin melihatmu tertawa
dan tangan ini ingin lagi menggenggam erat
suami tercinta, semangatku yang tak pernah surut
Kampina, 10 September 2025