Pasar, Sari Banowati

Sari Banowati

Pasar

Tak pernah sunyi dua puluh empat jam sehari silih berganti
Uang berputar beredar melingkar bak dijaga ular naga dengan mulut mengangga mencari mangsa
Tak peduli itu uang koruptor
Tak peduli itu uang hasil nyolong
Tak peduli itu uang hasil judi
Semuanya menyatu dengan uang pejuang rupiah, bergesekan dengan uang pencari berkah
Dari yang kucel sampai yang bau wangi baru keluar dari ATM
Dari pasar tradisionil yang becek dan bau sampah sampai pasar moderen ber AC
Lebur galau disatukan oleh kepentingan
Pagi ini aku ke pasar untuk keperluan Ramadhan dengan uang yang sudah ku perhitungkan
Tiba tiba kepalaku pusing seperti di tusuk jarum
Jantungku berdetak kencang bergetar
Serombongan mahluk hitam legam dengan mata merah dan kuping lebar berbaris lalu memasuki kolong lapak pedagang menyerap keringat dari rasa lelah
Tiba tiba aku lapar padahal sudah sarapan pagi, mataku melirik ke sana ke mari melihat jajanan
Uang belanjaku jadi tekor

Cikampek, 18 Pebruari 2026