NOTASI JALANG DI TEBING MALAM, AS Darsa
AS Darsa
NOTASI JALANG DI TEBING MALAM
mari kita goreskan notasi percintaan yang jalang
sekadar coretan kecil
di pinggir buku doa yang lupa ditutup
entah mengapa
aku tak jenuh berbaring dengan kesunyian
di tebing malam yang buram
sunyi setia
tak menagih apa apa
kantuk datang sesukanya
kadang seperti hantu
menepuk bahu dari belakang
aku tertawa kecil
lalu pura pura berani
senyumi aku dengan caramu
biar separuh malam ini
punya alasan untuk tinggal
aku berusaha jujur pada kenyataan
langit tak punya kelamin
ia hanya luas
dan sering diseret ke tafsir sempit
tapi katakan padaku
akankah kau bahagia
jika langit disempitkan
menjadi selangkangan orang lain
ah sudahlah
jangan pandangi aku begitu
aku sedang menjaga jarak
dari dungu yang ingin tampak cerdas
malam begini rupa
aku memilih tetap waras
dengan menertawakan diriku sendiri
—a.s. darsa