Mohammad Diponegoro
Mohammad Diponegoro (28 Juni 1928 – 9 Mei 1982) adalah tokoh sastra Indonesia, terutama yang bernafaskan Islam. Mohammad Diponegoro terkenal karena usahanya mempuitisasikan terjemahan Al-Qur'an. Karya-karya puitisasi terjemahan Al-Qur’an yang dibuat oleh Mohammad Diponegoro dimuat dalam majalah Gema Islam, Horison, Indonesia, Media, dan Suara Muhammadiyah. Dua cerpennya "Kadis" dan "Cubit Sejimpit" memenangkan hadiah pertama Lomba Penulisan Cerpen dan Cerpen Humor yang diselenggarakan oleh majalah Kartini pada tahun 1980.
Bangsa Quraisy
(Puitisasi terjemahan al-Qur’an: Al-Quraisy)
Demi perlindungan bangsa Quraisy
Bila mereka melawat di musim dingin dan kering
Suruhlah mereka sembah Tuhan rumah Ka'bah
Pemberi makan mereka dalam kelaparan
Dan kedamaian dalam kegelisahan
Sumber: Kabar dari Langit (1988)
Bangsa Kafir
(Puitisasi terjemahan al-Qur’an: Al-Kafirun)
Katakan hai bangsa kafir.
Tak akan aku sembah sesembahanmu.
Takkan juga kausembah sesembahanku.
Tak akan kusembah sesembahanmu.
Takkan juga kausembah sesembahanku.
Bagimu agamamu.
Bagiku agamaku.
Sumber: Kabar dari Langit (1988)