MIE INSTAN KEKUASAAN, Ali Arsyi

**Ali Arsyi: **

MIE INSTAN KEKUASAAN

Kali ini kita di suguhkan dengan puisi mini dari sang legenda Gumam Asa (GA) yang memang piawai(BHS Banjar: bidik) menawarkan ragam puisi. Puisi ini patut untuk di cesar dan dihadapkan ke meja operasi. Mari kita awali dari membedah judul"Mie Instan Kekuasaan"yang memuat 2 pengertian:1.Mie instan. Mie instan merupakan salah satu makanan favorit banyak orang di Indonesia. Mie instan merupakan makanan yang dibuat dari tepung terigu, air, dan bumbu, yang diproses menjadi bentuk mie yang kering dan dapat dimasak dengan cepat. Mie instan biasanya dijual dalam kemasan yang praktis dan mudah dibawa, sehingga sangat populer sebagai makanan ringan atau makanan darurat. Ada banyak variasi rasa mie instan, mulai dari ayam, sapi, hingga pedas. Takahashi, seorang ahli gizi, mengatakan bahwa mie instan sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu sering karena kandungan natrium dan MSG yang tinggi. Namun, jika dikonsumsi dalam jumlah moderat, mie instan dapat menjadi pilihan makanan yang praktis dan lezat. 2. Kekuasaan
Secara etimologi, kata kekuasan mengacu kepada kemampuan atau otoritas untuk mempengaruhi atau mengontrol perilaku orang lain, situasi, atau sumber daya. Dalam konteks politik, kekuasaan dapat diartikan sebagai kemampuan untuk membuat keputusan yang berpengaruh pada masyarakat atau negara. Kekuasaan dapat diperoleh melalui berbagai cara, seperti jabatan, kekayaan, pengetahuan, atau kekuatan. Menurut Max Weber, seorang sosiolog Jerman, kekuasaan adalah kemampuan untuk memaksakan kehendak sendiri terhadap orang lain.

Mari kita kulik kata per kata pada batang tubuh puisi mini berikut:

Pada KBBI hal;256 kata dah merupakan singkatan kata umum atau kep (dalam KBBI) merupakan kependekan dari kata sudah. Makna kamus dari sudah adalah selesai, telah, terdahulu, sudah cukup, memang demikian, akhirnya, setelah, penyudahan, penghabisan;

Itu dalam KBBI halaman 456 merupakan kata penunjuk bagi benda (waktu, hal) yang jauh;

Aja merupakan bahasa cakapan dari saja dalam KBBI halaman 14 dan 1008 menyatakan tidak tentu, biasanya menguatkan kata hanya, ada selalu, (dilakukan) dengan mudah, dengan sembarangan.

Huruf Y merupakan huruf ke-25 pada abjad Indonesia pada baris ke-2 ada kata ya/yah yang memiliki beberapa arti yaitu kata untuk menyatakan setuju; untuk menguatkan kata yang berada di depannya

Kesimpulan:
Jadi puisi mini dengan judul Mie instan kekuasaan merupakan puisi satir kepada penguasa yang memiliki otoritas yang dalam konteks politik "mereka" untuk memperoleh kekuasaan mereka itu dengan segala cara yang mungkin cenderung memaksakan kehendak mereka. Penulis dengan metafora kritik dengan meminjam kata mie instan dengan tajam dan elegan menyampaikan bahwa"mereka" menawarkan bahkan menjual kekuasaan yang "mereka" anggap sebagai kekuatan tersebut dengan cara murahan sebagai seduhan pengganjal kekuasaan yang "mereka" miliki saat ini sehingga tanpa sadar semua itu akan mereka sudahi pada kurun waktu yang tidak menentu. Kekuasan instan tersebut cepat atau lambat akan menemui akhirnya. Namun di balik kekuasaan yang dijajakan instan tersebut patut untuk terus dibicarakan sekarang, hari ini dan nanti karena di akhiri dengan diksi ya/yah. Puisi ini pendek namun tendensius.