Merdeka Tak Merdeka, Imansyah Firman (054)
Imansyah Firman
Merdeka Tak Merdeka
Dibawah kibaran gagah sang saka,..
Ada lambaian tangan dari perut perut yang lapar,..
Kumandang Indonesia Raya membakar semangat didalam dada,..
Namun jerit tangis bayi kurang gizi bak melodi menyayat hati,..
Bahana hari kemerdekaan,..
Hanya bayang semu bagi kaum kusam pinggir jalan,..
Yang tidur berselimut kelam,..
Yang harus mengais sampah demi bertahan,..
Gemah ripah nusantara kaya raya,..
Samar samar menutupi balada rakyat jelata,..
Yang tersisih dijalanan,..
Terpinggir dan terkapar !!
Merdeka hanya untuk mereka yang disana,..
Merdeka hanya slogan dan semboyan belaka,..
Menyandra jiwa menjerat laga,..
Bertahan,.. atau menyerah angkat tangan !!
Imansyah Firman *penulis Sajak Urban Culture, mengejar kata hati mengikuti arah angin mencatat hitam putih kehidupan dengan tagline puisi adalah doa, doa adalah senjata. Melalui Teras Baca Ikhlas ia berkegiatan untuk mengembangkan minat membaca dan menulis puisi pada anak anak, agar sajak dan puisi tetap lestari dari generasi ke generasi. *