Maafkan Daku, Buanergis Muryono

Buanergis Muryono

Maafkan Daku

Sahabat Penyair

Tiada pernah menyapa kalian
Terlalu panjang tapak langkah ini hingga belum sampai kepada kalian.
Ada duri yang melukai
Serpihan kaca menancap
Puing-puing tajam, bahkan kayu, besi, apa pun menggoreskan noda.
Bukan hanya keringat, air mata, darah juga menetes.
Peluk hangatku, sahabat Penyair....
Kini daku baru di ujung sunyi
Sayap sepi,
juga gelap-gulita zaman, yang terobek oleh ketidaksiapan manusia-manusia yang mengandalkan ragawi semata.
Rindu ini adalah obat di mana kita hidup di negeri NKRI SORGAWI yang dikuasai...PENCURI....
Sembah Pangabekti Mbahkung Buanergis Muryono Renungan Zaman Universe Healing di taman pemancingan Tegal Harmoni Banjar Tegal Singaraja Buleleng Bali, 2 November 2026 02:03Sahabat Penyair
Maafkan daku
Tiada pernah menyapa kalian
Terlalu panjang tapak langkah ini hingga belum sampai kepada kalian.
Ada duri yang melukai
Serpihan kaca menancap
Puing-puing tajam, bahkan kayu, besi, apa pun menggoreskan noda.
Bukan hanya keringat, air mata, darah juga menetes.
Peluk hangatku, sahabat Penyair....
Kini daku baru di ujung sunyi
Sayap sepi,
juga gelap-gulita zaman, yang terobek oleh ketidaksiapan manusia-manusia yang mengandalkan ragawi semata.
Rindu ini adalah obat di mana kita hidup di negeri NKRI SORGAWI yang dikuasai...PENCURI....
Sembah Pangabekti Mbahkung Buanergis Muryono Renungan Zaman Universe Healing di taman pemancingan Tegal Harmoni Banjar Tegal Singaraja Buleleng Bali, 2 November 2026 02:03