Kutukan Dari Kawah Kelud, Heru Patria Patria

Heru Patria Patria

Kutukan Dari Kawah Kelud

Sebuah pelajaran hidup tak tertulis
Dari suatu legenda berbalut mistis
Tentang lelaki berkepala kerbau penguasa Kelud
Hingga putri Kediri mengkerut takut
Kecantikan putri Kediri membuat Mahesa Sura gila
Rela berbuat apa saja untuk penuhi hasratnya
Cinta dan nafsu butakan jiwa
Tak peduli jarak membentang diarunginya
Dengan berbagai upaya
Bermodal kesaktian mandraguna
Mengejar dewi impian tanpa putus asa
Segala rintangan tak dirasa
Hati putri Kediri dirundung resah
Bagaimana cara ciptakan jurang pemisah
Lelaki setengah siluman tak mau goyah
Pantang ditolak mentah ingin menikah
Sang putri jelita lantas ajukan syarat
Agar lepas dari benang cinta menjerat
Dalam semalam Mahesa Sura harus gali sumur
Di puncak gunung Kelud nan subur
Tantangan diterima dengan suka hati
Dengan kesaktian yakin bias terpenuhi
Mahesa Sura lantas khidmat bersemedi
Panggil bala bantuan dari bangsa jin dan peri
Berpayung cahaya rembulan
Diiringi lolong kawanan anjing hutan
Mahesa Sura kerahkan pasukan setan
Gali puncak Kelud hingga kedalaman
Ha ha ha, tawa Mahesa Sura merobek malam
Saksikan sumur galiannya semakin dalam
Terbayang sudah hasrat akan kesampaian
Bersanding dengan putri Kediri sang pujaan
Sementara di kaputren putri Kediri gelisah
Menyesali kecantikan hendak jadi musibah
Tanpa henti bibirnya bermunajat pada dewata
Semoga bias terhindar dari malapetaka
Menjelang fajar hati sang putri semakin gusar
Menunggu kokok ayam serasa tak lagi sabar
Lalu sang putri pun berbuat ingkar
Tabuh lesung agar gelap lebih cepat buyar
Gheerr, Mahesa Sura menggeram murka
Mendengar jago berkokok sebelum waktunya
Prajurit Kediri tak rela kehilangan putri kedaton
Sepakat mengangkhiri jalannya lakon
Mahesa Sura yang masih dalam lubang dihujani batu
Hingga kawah puncak Kelud tertimbun tanpa pintu
Sebelum ajal lelaki berkepala kerbau mengutuk
Balasan bagi masyarakat berperilaku buruk
Kelak jika gunung Kelud muntahkan lahar
Wilayah Blitar akan menjelma jadi latar
Daerah Kediri pasti tenggelam jadi kali
Tulungagung jadi kedung tak berperi
Oh, lakon pun usai
Gunung Kelud berdiri kokoh simpan misteri
Dendam kesumat dari masa lalu
Akan terus berlanjut sepanjang waktu
Cinta abadi terkubur di kawah sunyi
Sakit hati terpahat di batu prasasti
Kisah asmara dari kawah Kelud yang tak tuntas
Dimuntahkan lewat lahar dendam terbalas
Kini di balik puncak Kelud nan asri
Masih tersisa kekuatan dendam terpatri
Pada batu-batu terdiam menyimpan dendam
Pada air kawah yang pura-pura diam
Blitar, 21 Desember 2021