Kuntowijoyo
**Kuntowijoyo **lahir di Yogyakarta 18 September 1943 . Menamatkan fakultas sastra UGM, S2 di unv. Connecticut dan Ph.D Sejarah di Unv. Colombia. Menjadi dosen di almamaternya. Banyak menulis puisi, cerpen,esai dan naskah drana. Bukunya antara lain Suluk Awang Uwung, Isyarat, Khotbah di Atas Bukit, dan Pasar. Puisinya terdapat juga dalam Tugu (1986) , Tonggak (1987) dan Laut Bitu Langit Biru.
Kota
Kotaku yang jauh
Padam lampu-lampunya
Angin menerpa
Lorong-lorong jelaga
Kotaku yang jauh
Menyerah pada malam
Seperti di siang hari
Ia menyerah
Pada kekosongan
Tuhan
Nyalakanlah neon-neon itu
Laut
Siapa menghuni pulau ini kalau bukan pemberani?
Rimba menyembunyikan harimau dan ular berbisa.
Malam membunuhmu bila sekejap kau pejam mata.
Tidak. Di pagi hari kau temukan bahwa engkau
di sini. Segar bugar. Kita punya tangan
dari batu sungai. Karang laut menyulapmu jadi
pemenang. Dan engkau berjalan ke sana.
Menerjang ombak yang memukul dadamu.
Engkau bunuh naga raksasa. Jangan takut.
Sang kerdil yang berdiri di atas buih itu
adalah Dewa Ruci. Engkau nmenatapnya: menatap dirimu.
Matanya adalah matamu. Tubuhnya adalah tubuhmu.
Sukmanya adalah sukmamu. Laut adalah ruh kita
yang baru! Tenggelamkan rahasia ke rahimnya:
Bagai kristal kaca, nyaring bunyinya.
Sebentar kemudian, sebuah debur
gelombang yang jauh menghiburmu.
saksikanlah
Tidak ada batasnya bukan?