Kesedihanku, Wandi Julhandi

Wandi Julhandi

Kesedihanku

Hari demi hari berlalu begitu saja
Tak terasa, usia terus bertambah
Perjalanan hidup yang berliku-liku
semuanya berlalu begitu cepat
Aku tak tahu harus bagaimana
Hidup terasa tanpa tujuan
Aku seakan burung dalam sangkar
ingin terbang, tak punya sayap
Hidup berantakan
Jangankan mencari istri
mencari biaya hidup pun sulit
Tabungan dan harta tak ada
Masihkah ada yang mencintai diri ini?
Jika ada, siapa dia?
Apakah ia akan menerima apa adanya
diriku yang sudah tiada apa-apanya lagi?
Inilah perjalanan hidup dan batinku
Ingin mencari pekerjaan di luar sana
untuk biaya hidup, namun apa daya
kendaraan pun tiada, langkahku tak jauh
Aku harus bagaimana?
Makassar, 10 Oktober 2026