KEMILAU SURATAN TAKDIR, Lebe Penyair (055)

Lebe Penyair
KEMILAU SURATAN TAKDIR

Ayat puisi diteriakkan Chairil Anwar
: aku suka pada mereka yang berani hidup
Aku suka pada mereka yang masuk menemu malam
Menyulut dri terseok di kursi penyair deklamator
Tuhan bimbing cintai puisi dan tariannya
Sejak pelajar SLTP Negeri 1 Kersana
Andalan baca puisi lantang – nyata
Tergelar suratan takdir disana
Dari sosial pantura yang panas sekaligus rentan
Kagumi Sufi Uwaisy Al-Qorni, setia lawatan
Sumpah Modin pemulasaran jenazah
Pusaran dalam jutaan merekah
Lapar derita bangkitkan keangkuhan
Tarian puisi berjalan saat keriuhan
Membrontak, deras kerasukan Rumi s”lalu
Gelegar deklamasi adalah kerajaanku....”
Deklamasi, teronggok dimata Tuhan dan dinding sejarah
Biarlah diri jadi api padanya – merekah
Hingga datang undangan manifestasi kepercayaan
Untuk perhelatan puisi, Oktober 2025
Di Bukit Petaling, Kuala Lumpur – Malaysia
: merunduklah pada deklamasi yang menggetarkan !
Brebes, 5 Oktober 2025