KARENA HUJAN SEHARI, Romö Jatí (033)

Romö Jatí
KARENA HUJAN SEHARI

selesai sudah
semua ingatan tentangmu
jejak jejak kita
di jalanan yang berpasir itu
sudah terhapus
dan diksi diksi di halaman
buku memori kita
telah luntur
tak terbaca
karena hujan sehari
kita tak temukan lagi tanda
bahwa kita pernah bersama
hari itu
hujan turun selebatnya
di pipimu
dan di pipiku
air mengucur deras
langit hitam
kita terdiam
karena hujan sehari
semua yang pernah kita miliki
hanyut sudah
begitu jauh
dan entah
bermuara di mana
yang jelas
tak mungkin
kita dapatkan kembali
Kepri
Tanjungpinang
21:23 17102025

**Romö Jatí ** *berdomisili di kota Tanjungpinang menulis secara otodigdak puisi puisinya hanya ada di akun FB-nya dan di beberapa grup komunitas puisi.
*